background

Pajak Reklame

Diperbaharui: 20 August 2021 04:21 Oleh: Bapenda Dev

Pajak Reklame

 

Pajak Reklame

Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2011, tentang Pajak Reklame

Reklame adalah benda, alat, perbuatan, atau media yang bentuk dan corak ragamnya dirancang untuk tujuan komersial memperkenalkan, menganjurkan, mempromosikan, atau untuk menarik perhatian umum terhadap barang , jasa, orang, atau badan, yang dapat dilihat, dibaca, didengar dirasakan dan/atau dinikmati oleh umum. Pajak Reklame dipungut atas semua penyelenggaraan reklame.

  1. Objek Pajak Reklame adalah semua penyelenggaraan reklame.
  2. Objek pajak sebagaimana dimaksud pada angka (1), meliputi:
    1. reklame papan/billboard/videotron/megatron dan sejenisnya;
    2. reklame kain;
    3. reklame melekat, stiker;
    4. reklame selebaran;
    5. reklame berjalan, termasuk pada kendaraan;
    6. reklame udara;
    7. reklame apung;
    8. reklame suara;
    9. reklame film/slide; dan
    10. reklame peragaan.
  3. Tidak termasuk sebagai objek Pajak Reklame adalah:
    1. reklame yang diselenggarakan oleh Pemerintah atau Pemerintah Daerah;
    2. penyelenggaraan reklame melalui internet, televisi, radio, warta harian, warta mingguan, warta bulanan, dan sejenisnya;
    3. label/merek produk yang melekat pada barang yang diperdagangkan, yang berfungsi untuk membedakan dari produk sejenis lainnya;
    4. nama pengenal usaha atau profesi yang dipasang melekat pada bangunan tempat usaha atau profesi diselenggarakan dengan ketentuan yang mengatur nama pengenal usaha atau profesi tersebut yang luasnya tidak melebihi 1 m² (satu meter persegi), ketinggian maksimum 15 (lima belas meter dengan jumlah reklame terpasang tidak lebih dari 1 (satu) buah;
    5. penyelenggaraan reklame yang semata-mata memuat nama tempat ibadah dan tempat panti asuhan;
    6. penyelenggaraan reklame yang semata-mata mengenai pemilikan dan/atau peruntukan tanah, dengan ketentuan luasnya tidak melebihi 1 m² (satu meter persegi) dan diselenggarakan di atas tanah tersebut kecuali reklame produk;
    7. diselenggarakan oleh perwakilan diplomatic, perwakilan konsulat, perwakilan PBB serta badan-badan khususnya badan-badan atau lembaga organisasi internasional pada lokasi badan-badan dimaksud.

Subjek Pajak Reklame adalah orang pribadi atau badan yang menggunakan reklame.

  1. Wajib Pajak Reklame adalah orang pribadi atau Badan yang menyelenggarakan Reklame.
  2. Dalam hal reklame diselenggarakan sendiri secara langsung oleh orang pribadi atau badan, Wajib Pajak Reklame adalah orang pribadi atau badan tersebut.
  3. Dalam hal reklame diselenggarakan melalui pihak ketiga, pihak ketiga tersebut menjadi Wajib Pajak Reklame.
  1. Dasar pengenaan Pajak Reklame adalah Nilai Sewa Reklame (NSR).
  2. NSR sebagaimana dimaksud pada angka (1), diatur sebagai berikut:
    1. Reklame yang diselenggarakan oleh pihak ketiga, NSR ditetapkan berdasarkan Nilai kontrak reklame.
    2. Reklame yang diselenggarakan sendiri, NSR dihitung dengan memperhatikan faktor-faktor:
      1. Jenis;
      2. bahan yang digunakan;
      3. lokasi penempatan;
      4. waktu;
      5. jangka waktu penyelenggaraan;
      6. jumlah, dan
      7. ukuran media reklame.
    3. Dalam hal NSR sebagaimana dimaksud pada huruf a, tidak diketahui dan/atau dianggap tidak wajar, NSR ditetapkan dengan menggunakan faktor-faktor sebagaimana dimaksud pada huruf b.
    4. Lokasi penempatan adalah lokasi peletakan reklame menurut kelas jalan yang dirinci sebagai berikut:
      1. Protokol A;
      2. Protokol B;
      3. Protokol C;
      4. Ekonomi Kelas I;
      5. Ekonomi Kelas II;
      6. Ekonomi Kelas III;
      7. Lingkungan.
    5. Besaran Nilai kelas Jalan ditetapkan dalam table Hasil Perhitungan Nilai Sewa Reklame sebagai berikut:
      1. Untuk jenis reklame Papan/ Billboard/ Videotron/LED dan sejenisnya, sebagai berikut:*);
      2. Untuk jenis reklame kain berupa Umbul-umbul, Spanduk dan sejenisnya, ditetapkan sebagai berikut:*);
      3. Untuk jenis reklame lainnya:*);
      4. Untuk penyelenggaraan reklame di dalam ruangan (indoor) dihitung dan ditetapkan sebesar 50% dari NSR;
      5. Untuk penyelenggaraan reklame rokok dan minuman beralkohol dikenakan tambahan pajak sebesar 25% dari hasil perihutungan NSR;
      6. Untuk setiap penambahan ketinggian sampai dengan 15 meter, dikenakan tambahan pajak sebesar 20% dari Hasil Perhitungan NSR.
  1. Tarif Pajak Reklame ditetapkan sebesar 25% (dua puluh lima persen).
  1. Berdasarkan pokok Pajak Parkir yang terutang dihitung dengan cara mengalikan tarif pajak yaitu 20% dengan dasar pengenaan pajak yaitu jumlah pembayaran atau yang seharusnya dibayar kepada penyelenggara tempat parkir.
  2. Hasil Perhitungan NSR sebagaimana dimaksud dalam dasar pengenaan pajak ditetapkan dengan Peraturan Gubernur.

Masa pajak adalah jangka waktu yang lamanya sama dengan 1 (satu) bulan takwim

Pajak terutang terjadi pada saat penyelenggaraan parkir dengan pembayaran;

 

Syarat Pendaftaran Reklame

REKLAME BARU

Reklame Papan & Sejenisnya (<=6m²) → One Day Service

  1. Gambar desain produk/pesan Reklame yang akan disajikan
  2. Foto copy identitas diri (KTP/SIM) atau yang dikuasakan
  3. Gambar/peta lokasi penempatan titik reklame (3 arah : samping kiri, samping kanan dan tampak depan)
  4. Surat Kuasa bermaterai (apabila dikuasakan / diwakilkan)
  5. Surat Pernyataan Reklame belum terpasang (bermaterai)
  6. Surat Pernyataan tidak keberatan Reklame dipasang dari pemilik lokasi pemasangan
  7. Foto copy Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

Reklame Papan & Sejenisnya (>6m² s/d <=24m²)

  1. Foto terbaru rencana lokasi penempatan reklame
  2. Gambar desain produk/pesan Reklame yang akan disajikan
  3. Foto copy identitas diri (KTP/SIM) atau yang dikuasakan
  4. Gambar/peta lokasi penempatan titik reklame (3 arah : samping kiri, samping kanan dan tampak depan)
  5. Kelayakan konstruksi reklame
  6. Surat Pernyataan Reklame belum terpasang (bermaterai)
  7. Surat Pernyataan tidak keberatan Reklame dipasang dari pemilik lokasi pemasangan
  8. Foto copy Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

Reklame Kendaraan

  1. Foto kendaraan
  2. Foto copy STNK
  3. Foto copy identitas diri (KTP/SIM) atau yang dikuasakan
  4. Gambar desain produk/pesan Reklame yang akan disajikan
  5. Foto copy identitas diri (KTP/SIM) atau yang dikuasakan
  6. Surat Kuasa bermaterai (apabila dikuasakan)
  7. Surat Pernyataan Reklame belum terpasang (bermaterai)

 

REKLAME PERPANJANGAN / DAFTAR ULANG

Reklame Papan & Sejenisnya (<=6m²) → One Day Service Service

  1. Foto Reklame yang sudah terpasang
  2. Foto copy identitas diri (KTP/SIM) atau yang dikuasakan
  3. Foto copy SKPD tahun sebelumnya
  4. Foto copy izin tahun lalu
  5. Foto copy PBB
  6. Surat Pernyataan tidak berubah bentuk, baik fisik maupun ukuran (bermaterai)

Reklame Papan & Sejenisnya (>6m² s/d <=24m²)

  1. Foto Reklame yang sudah terpasang
  2. Foto copy identitas diri (KTP/SIM) atau yang dikuasakan
  3. Foto copy SKPD tahun sebelumnya
  4. Foto copy izin tahun lalu
  5. Foto copy PBB
  6. Surat Pernyataan tidak berubah bentuk, baik fisik maupun ukuran (bermaterai)
  7. Foto copy Kelayakan konstruksi reklame.

Reklame Kendaraan

  1. Foto kendaraan
  2. Foto copy STNK
  3. Foto copy identitas diri (KTP/SIM) atau yang dikuasakan
  4. Foto copy SKPD tahun sebelumnya
  5. Foto copy izin tahun lalu
  6. Foto Reklame yang sudah terpasang
  7. Surat Pernyataan tidak berubah bentuk, baik fisik maupun ukuran (bermaterai)

 

CATATAN:

  1. Pelayanan reklame <=6m² selesai dalam 1 hari sepanjang persyaratan pendaftaran yang diajukan lengkap dan di lahan swasta.
  2. Setiap penyelenggaraan reklame di dalam dan di luar sarana dan prasarana kota harus mendapat IPR dari Pejabat yang ditunjuk Gubernur dalam hal ini Kepala BPTSP.
×